Posts

Showing posts with the label renungan

SEPUCUK SURAT DARI DOPPELGANGER-MU

Image
Relativitas waktu. Bagi orang yang sedang menunggu, 5 tahun adalah waktu yang sangat lama. Sedangkan bagimu, Doppelganger-ku, 5 tahun berlalu begitu cepat, karena kamu tidak pernah membiarkan dirimu diam tanpa melakukan apapun. Hei, sudah sejauh manakah kakimu melangkah? Sudah makin dekatkah kamu dengan tujuanmu? Jangan terlalu cepat kamu berjalan. Aku kewalahan mengikuti ritmemu. Namun, pada akhirnya aku sadar. Secepat apapun aku berlari untuk menemuimu, aku tidak akan sampai padamu, karena kita terhalang waktu. Walau begitu, tulisan ini dapat menembus waktu. Maka, biarlah surat ini yang mewakiliku untuk menemuimu 5 tahun lagi. Surat ini akan membuatmu merenungi kehidupanmu 28 tahun ini. 1. SUDAHKAH MIMPI BESARMU YANG KAU UKIR SEJAK KECIL INI TERWUJUD? Dari dulu kamu selalu terobsesi dengan psikologi dan neuroscience. Ingatkah malam-malam panjang yang kamu habiskan hanya untuk mempelajarinya? Rela menyingkirkan buku farmasi dan menggantikannya dengan Neuroscience. K...

SEBUAH KISAH FIKSI TENTANG 'USAHA', 'PERSISTENT', 'PERSEVERE'

Image
Hei, hari ini aku punya sebuah cerita fiksi. Sebuah analogi tentang 'usaha', tentang tekun, dan gigih, atau aku lebih suka menyebutnya dengan istilah persistent atau persevere. Jangan tanya dari mana aku mendapatkan kosa kata ini, ceritanya panjang. Oke, kita mulai saja. Pada suatu hari, ada suatu bola api yang menamakan dirinya 'eternal flame'. Apapun yang dia lewati pasti luluh lantah, hangus terbakar. Semuanya. Mulai dari bahan yang memang mudah terbakar, plastik, kayu, kertas, hingga bahan-bahan keras, baja, besi pun bisa hancur. (Jangan berpikir terlalu logis, namanya juga fiksi). Pada suatu hari, ia melihat sebongkah es dari kejauhan. Dia heran sekali, biasanya es akan meleleh pada radius 50 meter dari tempat ia berada. Namun, bahkan ketika jarak mereka hanya 20 meter saja, es itu tetap berbentuk es, tak sedikit pun meleleh. Ia semakin mendekat. Radius 10 meter. Es masih tetap pada tempatnya. Radius 9, 8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1... 90 cm, 80, 70, 60, 50, 40, ...

HAVE YOU EVER FELT THAT?

Hey, have you ever felt that? You just don't want to do anything You're not happy, not sad too, but just empty You just confuse with your ownself Feel not energized, but not faint Feel a little drowsy, but can't fall asleep Try to do something, but can't focus Then you think that maybe you just bored So, you choose to have a little relax You do something that used to your hobby But, everything just feel not funny anymore Because you cant focus on them Your heart beat increase a bit Your palms and soles sweat I have ever felt that several times It happened in the night Hope that night will change to dawn soon Hope that tomorrow pass quickly Is this a condition called anxiety? I don't know Or maybe a depression? I really don't know Cos I'm not a psychiatry Instead of it, maybe I'm the one who need her Harder I try to understand my own self, more confused I get it

PENYEBAB KETIDAKBAHAGIAAN (VERSI SAYA)

Image
Pencarian kebahagian. Benarkah kebahagiaan itu dicari? Saya benar-benar tidak tahu. Saya bukanlah orang bijak, cuma anak bawang yang sedang menjajaki tahap dewasa dini. Dan mungkin inilah tahap perubahan terkontras kedua kalinya dalam kehidupan saya. Yang pertama tentu saja dari masa kanak-kanak menjadi remaja. Dan sekarang, remaja menjadi dewasa. Tidak mudah? Tentu saja. Berat? Amat sangat. Saya tidak tahu apakah orang lain juga merasakan hal yang sama karena saya bukan mind reader . Tetapi sejauh ini sudah ada dua teman saya yang mengalami kesulitan juga dalam memasuki tahap dewasa. Mungkin ini hal yang lumrah dalam proses kedewasaan. Tahap menuju dewasa ini menjadi cukup berat dengan kedua kondisi yang membarengi tahap transisi saya. Kondisi pertama adalah jauh dengan keluarga. Anak manja, anak rumahan, yang tiba-tiba harus merantau di kota besar seorang diri. Seperti orang yang tadinya tidak bisa renang dan dicemplungkan ke laut, sehingga dia terpaksa harus berenang agar s...

JEMBATAN AKADEMISI DAN ORANG AWAM

Image
"NO DREAM IS TOO BIG, AND NO DREAMER IS TOO SMALL" Sebuah quotes dari film animasi Turbo yang bikin saya merinding. Berbicara tentang mimpi, saya memiliki banyak mimpi-mimpi besar, yang kadang saya sendiri merenung, APAKAH MIMPI INI TIDAK TERLALU BESAR UNTUK SAYA? APAKAH POSSIBLE UNTUK MENCAPAINYA? APAKAH DIA TIDAK TERLALU BESAR UNTUK MANUSIA BIASA SEPERTI SAYA? Salah satu mimpi besar saya adalah mendirikan komunitas yang menjembatani gap antara akademisi dan orang awam. Saya merasa, di tengah era globalisasi ini, yang pintar menjadi semakin pintar, yang bodoh tetap menjadi bodoh, bahkan bisa menjadi lebih bodoh. Forgive me for blaming: MEDIA!!! Media bagaikan pisau yang bermata dua, di satu sisi ia bisa menguntungkan, di lain sisi bisa merugikan. Dan di zaman sekarang, media Indonesia, khususnya cyber-based sudah terlalu kotor dan tercemar, hingga susah membedakan mana yang benar dan yang salah.  Jika menilik di kubu lain, kaum akademisi berlomba-l...

SEMUA ULAT MEMILIKI KESEMPATAN YANG SAMA UNTUK MENJADI KUPU-KUPU YANG INDAH

Image
Kebanyakan orang ketika mengunjungi toko buku lebih suka hanya melihat-lihat bagian best seller saja. Lain halnya dengan saya. Saya akan sebisa mungkin menjamah seluruh sudut dalam toko buku, termasuk buku-buku yang diobral karena tidak laku sekalipun. Bukan tanpa alasan saya melakukan ini. Saya sering menemukan buku-buku yang sudah lapuk dan tidak laku itu sebenarnya memiliki konten yang bagus dan berbobot. Bahkan beberapa ada yang dinobatkan sebagai penerima award. Beberapa buku bagus yang saya dapatkan dari tempat-tempat tidak layak di antaranya, Young Samurai, Digital God, Peterpan and The Starcatchers, Pangeran Pencuri, dan Gadis Jeruk . Saya sering tidak habis pikir kenapa buku-buku sebagus itu harus berakhir dengan diobral karena tidak laku. Bisa jadi karena penerbitnya tidak terkenal, atau covernya kurang menarik. Entahlah. Sebaliknya saya sering kecewa ketika membeli buku yang best seller tapi ternyata kontennya jauh dari yang saya harapkan. Lagi-lagi tidak habis pikir...

A BIG THING CALLED FAITH

Image
Tahukah kamu salah satu hal yang paling sulit dilakukan di dunia ini? Any idea to answer it? Dalam versi saya, jawabannya adalah "PERCAYA", "YAKIN", "FAITH", dan sinonimnya. How come? Simple saja, renungkan kembali apakah kamu selalu bisa percaya bahkan sekalipun ketika kamu menginginkannya. Apakah kamu selalu bisa percaya kepada Tuhanmu setiap detik dalam hidupmu? Kalo saya, jujur saja tidak bisa. Jika saya bisa mempercayai Allah setiap detik dalam hidup saya, maka saya tidak akan pernah melakukan satu dosa pun. Saya akan menjadi orang suci. Bahkan memikirkan untuk berbuat dosa saja pun tidak akan pernah. Sempurna sudah hidup saya, dan saya dijamin masuk surga. Ya, saya tidak bisa selalu mempercayai Tuhan saya setiap saat sekalipun saya menginginkan bisa percaya setiap saat. Saya akan menyinggung contoh lainnya yang terlihat jelas dalam kehidupan nyata. Bukankah perintah untuk menjaga pandangan antara wanita dan laki-laki yang bukan muhrim da...

QUESTION IN MY MIND: DEFINITION OF HAPPINESS, DOES ANYBODY KNOW?

Image
Aku terus bertanya kepada Tuhanku, Ya Allah, sebenarnya bahagia di dunia itu apa sih? Ya, definisi bahagia di akhirat nanti sangat jelas. Di akhirat nanti hanya ada hitam dan putih, bahagia atau menderita, tidak ada daerah abu-abu. Sementara, definisi bahagia di dunia itu sangat samar, terlalu abu-abu. Apakah aku sudah bahagia? Kalau diberikan skala 1-10, pada skala berapakah kebahagiaan yang aku rasakan? Semua ini terlalu aneh menurutku. Kalau ditanya apakah aku sudah bahagia, aku tidak bisa memberikan jawaban, padahal bagi orang lain hidupku tidak ada cacatnya, mungkin bisa dibilang tidak ada kurangnya. Bahkan, kalau orang lain bertanya kepadaku sendiri, "Apa yang membuatmu tidak bisa mengatakan bahwa kamu bahagia?" Aku tidak mampu menjawabnya. Susah bagiku untuk menemukan apa yang kurang dalam kehidupanku. Tapi aku tidak bisa mengatakan bahwa aku bahagia sepenuhnya. Sampai sekarang aku sama sekali tidak bisa mencerna kata-kata bijak yang berbunyi "Bahagia itu dicip...

KESEMPURNAAN ALLAH TAMPAK DARI CIPTAANNYA

Image
"Apa bukti bahwa Allah itu ada? Padahal Dia adalah ghaib." "Kita bisa mengetahui bahwa Allah itu ada lewat ciptaan-Nya, lewat alam ini." Bukankah saya sudah tahu teori ini sudah sejak lama, sudah sejak saya bisa membaca? Dari mulai TK, SD, SMP, hingga SMA, teori ini diulang-ulang di kelas Agama Islam. Saya hafal, saking seringnya diulang-ulang. Ujian agama saya selalu bagus, mendekati nilai sempurna. Tetapi, sesungguhnya saya tidak benar-benar paham selama ini. Semua itu hanya melekat di otak saya, di memori saya, tidak di hati saya. Saya baru mengerti makna semua itu akhir-akhir ini. Ketika saya melihat bulan, gunung, laut, pantai, apapun bentuk keindahan alam, dalam hati saya mengagumkan nama-Nya. "Subhanallah, siapakah yang bisa membuat benda sesempurna ini? Seindah ini?" Dia semata. Kadang ketika melihat semua keindahan ini, saya sampai merinding dan trenyuh. Sejak kecil saya sudah diajarkan untuk mengucapkan tasbih ketika melihat sesuatu yan...

BATASAN MANUSIA

Kosa kata itu terbatas. Bahasa itu terbatas. Apa yang mampu kita ungkapkan juga terbatas. Apa yang mampu kita tuliskan juga terbatas. Tapi ingat! Bahwa pikiran itu tidak terbatas. Seringkali yang ada di benakku, tidak mampu ungkapkan dengan tulisan, apalagi lewat ucapan. Seringkali semua itu datang dan pergi begitu saja tanpa mampu diabadikan dalam sebuah tulisan. Semua itu sebenarnya membuktikan bahwa kapasitas manusia sangat terbatas. Siapa yang menciptakan bahasa dan kata-kata? MANUSIA. Siapa yang menciptakan pikiran? Allah SWT. Sudah jelas bukan? Lalu kenapa aku masih saja sombong di hadapan-Nya?

THE REASON WHY I LOVE "MBOLANG"

Image
Sedikit klarifikasi, 'Mbolang' yang berasal dari kata 'bolang' di sini bukan akronim dari 'bocah petualang', melainkan 'bocah ilang'. Salah satu hobi saya adalah mbolang. Maksudnya, bepergian ke suatu tempat sendirian atau berjalan - jalan sendirian. Mungkin sangat tidak lazim bagi cewek untuk bepergian sendirian. Sebagian besar cewek akan menolak untuk pergi sendirian dengan alasan garing, males, sepi, malu (khususnya dalam hal makan), dan dengan sejuta alasan lainnya. Mending gak pergi daripada pergi sendirian. Namun, bagi saya tidak. Justru kalo dikuantifikasi, sepertinya saya lebih sering pergi sendirian daripada pergi bersama teman. Why? Pertama, saya selalu tidak ingin mere potkan orang lain. Kalau itu kebutuhan saya untuk pergi ke tem pat tersebut, kena pa harus mere potkan orang lain yang tidak memiliki ke pentingan untuk datang ke tem pat tersebut? Kedua, dengan mbolang saya menjadi punya banyak waktu untuk ber pikir. Karena saya di ...

MEMBERIKAN UANG KEPADA PENGEMIS, KENAPA GAK?

Image
Saya akan membagi sedikit pandangan dan perasaan saya terhadap isu yang sekarang ini cukup marak, yaitu investigasi terhadap pengemis dengan berbagai modus operandi. Katanya, pengemis ini bahkan dapat memperoleh penghasilan 750 ribu hingga satu juta rupiah sehari, melampaui gaji guru bahkan.  Berita-berita semacam itu sedang marak di facebook dengan dibumbui ajakan untuk tidak memberikan uang kepada pengemis. Bahkan lebih parah lagi, menjelek-jelekkan profesi mengemis.  Ini pandangan saya soal kenyataan tersebut. Oke, memang sebagian pengemis seperti itu. Tapi, itu berapa persen sih? Ada yang udah nyensus? Katakanlah dengan berita tersebut semua orang terdoktrin untuk tidak memberikan uang kepada pengemis. Lalu, pengemis yang benar-benar membutuhkan uang bagaimana? Ekstremnya, jika pengemis di jalan sampai benar-benar mati karena dia tidak berhasil memperoleh sepeser pun, siapa yang akan dituntut? Siapa yang akan berdosa dengan membiarkan seorang pengemis mati di jalan ...

BERBAGI TENTANG 'MENJADI SEORANG JURNALIS'

Image
Menjadi jurnalis sedikit banyak telah mengubah hidup saya, telah mengubah beberapa karakter saya. Saya menjadi lebih gampang untuk memulai percakapan dengan orang baru, berbasa-basi, walaupun kadang garing. Memang hingga sekarang banyak yang masih berpendapat bahwa saya pendiam, tapi ini jauh lebih mending daripada saya yang dulu. Dengan sering mewawancarai orang dari berbagai macam background, sedikit banyak saya berlatih untuk bisa menggunakan bahasa yang tepat kepada orang yang tepat. Bagaimana berbicara formal dengan dosen, berbicara hangat kepada karyawan atau pegawai, dan berbicara santai kepada mahasiswa. Selain itu, saya bertemu dengan berbagai karakter unik. Ada yang berbicara panjang kemana-mana. Sebaliknya, ada yang ditanya panjang 2-3 kalimat, jawabannya hanya satu kata. Ada yang sok sibuk, ada yang sibuk beneran sampai harus berkali-kali ganti jadwal wawancara. Ada yang berkomitmen memenuhi janjinya, ada juga yang lupa kalau sudah berjanji untuk wawancara (saki...

PERLUKAH MENCATAT SAAT KULIAH?

Image
Postingan saya saat ini agak kontradiktif dari postingan sebelumnya yang menyarankah untuk "MENULISLAH!!!" Semua ini berawal dari berbulan-bulan sebelumnya, bahkan bertahun-tahun sebelumnya, namun pemicunya hari ini. Kejadian di kelas imunologi: (Saya duduk paling depan, dosen menjelaskan, semua orang sibuk menatap buku catatan masing-masing, dan tentu saja mencatat apa yang dikatakan dosen) (Dosen menghampiri saya) D: "Kamu gak mencatat?" S: (diam, hanya tersenyum, dalam hati deg-degan takut dimarahi) D: "Oh saya tidak melarang ya kalau Anda tidak mencatat. Saya ini salah satu penganut liberal science juga. Itu berarti otak Anda cemerlang. Gak masalah Anda tidak mencatat, yang penting lulus ujian. Kan, gitu?" S: (tersenyum kaku, ingin melakukan pembelaan, tapi menurut saya sia-sia) Jadi, saya menulis pembelaan di sini. Kenapa saya tidak mencatat? Bukan karena malas. Bukan karena tidak suka mata kuliahnya atau dosennya. Sama sek...

BAGIKU, MENCINTAI ITU TIDAK PERNAH INSTAN

Maaf, MENCINTAI bagi saya adalah suatu proses, selalu butuh waktu. Dan itu tidak pernah sebentar. Mungkin 1-2 tahun, 5 tahun, bahkan puluhan tahun. Saya tidak bercanda. Berkali-kali saya membuktikannya. Apa yang saya benci pada awalnya, bisa berbalik 180 derajat menjadi sesuatu yang saya cintai. Tetapi itu semua butuh proses dan pembiasaan. Pertama kali berkenalan dengan yang namanya Biologi saat kelas VII, saya sebal setengah mati. Mapel IPA yang paling saya benci. Pernah suatu ketika, pada saat ulangan, nilai biologi saya terburuk nomor 2 di kelas. Berita yang lebih menggemparkan lagi, saat saya ditunjuk untuk mengikuti seleksi Olimpiade Biologi. Luar biasa.... Mau muntah rasanya. Mengutuk, kenapa saya tidak ikut matematika saja. FYI: nilai rapor matematika saya hanya 2 angka di bawah nilai sempurna. 2 tahun kehidupan SMP saya banyak berkutat dengan biologi. Saya membencinya, saya mempelajarinya hanya karena alasan profesionalisme. Seperti kutukan, ketika saya masuk SMA,...

AKU ADALAH CIPTAANNYA

Aku adalah PER PEGAS Besar tekanan yang kau berikan padaku, akan memantul dengan kekuatan yang sama Tidak !!! Sebenarnya aku tidak persis sama dengan per Ada suatu saat ketika gaya reaksi yang aku berikan lebih besar dari gaya aksi yang kau berikan Memang manusia tidak dapat disamakan dengan benda yang bisa dijadikan teori Selalu ada anomali dalam diri manusia Aku adalah pendongeng ulung Aku senang bercerita tentang banyak hal tentang diriku tentang pemikiranku tentang alam di sekitarku Sayang, ceritaku tidak untuk didengar manusia Aku hanya bercerita untuk diriku sendiri Berbagi pikiran dengan diriku sendiri Bertanya kepada diriku sendiri Menjawab pertanyaan untuk diriku sendiri Aku bukan egois Aku juga tidak oportunis Aku hanya tidak bisa menceritakannya kepada orang lain Bukan karena tidak mau, tapi tidak bisa Beberapa kali aku mencoba, tapi yang keluar bukanlah hasil yang aku inginkan Berbeda dengan yang aku pikirkan Aku hanya pandai bercerita dengan...